Macam Macam Vaksin Untuk Menjaga Kesehatan Anak Anda

Sekarang kita akan membahas beberapa vaksinasi yang penting yang harus kita ketahui selaku ibu dari anak anak yang kita sayangi. Masih banyak sekali orang tua yang belum tahu tentang pentingnya vaksin ini dan apa saja fungsinya dari dilakukanya vaksin pada anak kita. Berikut penjelasanya :

 

Vaksin flu (vaksin influenza)

Vaksin ini dilakukan dengan suntikan atau semprotan dibagian hidung.  Vaksin semprot hidung mengandung virus hidup, tetapi telah dilemahkan. Anda tidak bisa tertular flu dari vaksinasi flu atau vaksin semprotan hidung. Vaksin flu biasanya bagus dilakukan pada saat awal musim flu.

Vaksinasi flu aman untuk anak-anak berusia 6 bulan ke atas. Vaksin semprotan hidung aman juga untuk anak-anak berusia 2 tahun ke atas. Virus flu berubah dari tahun ke tahun. Penting bagi anak Anda untuk mendapatkan vaksin setiap tahun agar dia terlindungi. Anak-anak lebih mungkin mengalami komplikasi dari flu, seperti harus tinggal di rumah sakit atau bahkan bisa juga kematian.

 

Vaksin DTaP

Ini merupakan 3 vaksin dalam 1 suntikan. Vaksin ini dapat Melindungi dari difteri, tetanus dan pertusis. Biasanaya diberikan dalam 5 kali suntikan. Yang pertama diberikan saat anak Anda berusia 2 bulan. Yang terakhir diberikan saat dia berusia 4 sampai 6 tahun. Difteri bisa  menyerang tenggorokan dan jantung. Itu dapat menyebabkan gagal jantung dan kematian. Tetanus juga disebut "rahang terkunci". Ini dapat menyebabkan kejang otot yang parah dan kematian.

Pertusis (juga disebut "batuk rejan") menyebabkan batuk parah. Penyakit ini dapat membuat sulit bernapas, makan, dan minum. Hal ini juga dapat menyebabkan pneumonia, kejang, kerusakan otak, dan kematian. Vaksin DtaP dapat melindungi anak Anda dari penyakit ini selama kurang lebih 10 tahun. Vaksin Tdap digunakan sebagai pendorong vaksin DTaP. Dalam Mencegah tetanus, difteri, dan pertusis. Biasanya vaksin ini diberikan saat anak Anda berusia 11 tahun atau lebih.

 

Vaksin rotavirus

Vaksin ini bisa melindungi anak anda dari virus yang disebut rotavirus. Anak-anak biasanya menerima vaksin ini pada usia 2 dan 4 bulan, atau seri tiga dosis pada usia 2, 4, dan 6 bulan. Itu tergantung pada apa yang direkomendasikan dokter Anda. Semua dosis harus diberikan sebelum usia 8 bulan. Rotavirus dapat menyebabkan diare, kebanyakan biasanya terjadi pada bayi dan anak kecil. Diare bisa menjadi parah dan menyebabkan dehidrasi. Rotavirus juga dapat menyebabkan muntah dan demam pada bayi.

Setelah dilakukan vaksinasi rotavirus, hubungi dokter Anda jika anak Anda menderita sakit perut dengan tangisan parah ,muntah, darah di tinja, atau terlihat lemah atau sangat sering menangis. Hal ini sangat penting dalam tujuh hari pertama setelah vaksinasi rotavirus. Hubungi dokter Anda jika anak Anda mengalami salah satu dari tanda-tanda ini, bahkan jika sudah beberapa minggu sejak dosis terakhir vaksin.

 

Vaksin IPV

Vaksin IPV (inactivated poliovirus) bisa membantu dalam mencegah polio. Biasanya vaksin ini diberikan empat kali suntikan, dari usia 2 bulan sampai 6 tahun. Polio dapat menyebabkan nyeri otot dan kelumpuhan pada salah satu atau kedua kaki dan lengan. Penyakit ini juga dapat melumpuhkan otot yang digunakan untuk bernapas dan menelan. Dan  bisa menyebabkan kematian.

 

Vaksin MMR

Vaksin MMR dapat melindungi anak anda dari campak, gondongan, dan rubella (MMR). biasanya diberikan 2 kali suntikan ketika anak Anda berusia 1 tahun dan sekali lagi ketika mereka berusia 4 hingga 6 tahun.

Penyakit campak dapat menyebabkan demam, ruam, batuk, pilek, dan mata berair. Penyakit ini juga dapat menyebabkan infeksi telinga dan pneumonia. Campak juga dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti pembengkakan otak dan bahkan kematian.

Gondongan bisa menyebabkan demam, sakit kepala, dan nyeri bengkak pada salah satu atau kedua kelenjar air liur utama. Gondongan dapat menyebabkan meningitis (infeksi selubung otak dan sumsum tulang belakang) dan, bahkan bisa terjadi pembengkakan otak

Beberapa orang berpendapat bahwa vaksin MMR dapat menyebabkan autisme. Namun, penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara autisme dan vaksinasi anak.

 Baca juga : Mengapa anak anda membutuhkan Vaksin?

Apa itu vaksin Hib?

Vaksin Hib dapat membantu mencegah  Haemophilus influenza tipe b pada anak, ini merupakan penyebab utama penyakit serius pada anak-anak. Ini juga  dapat menyebabkan meningitis, pneumonia, dan infeksi tenggorokan yang parah. Vaksin Hib biasanya diberikan dalam rangkaian 3 atau 4 suntikan, mulai dari umur 2 bulan sampai 15 bulan.

Diatas merupakan sebagian dari vaksinasi yang penting anda ketahui selaku ibu dari anak anak yang anda sayangi. Jadi, sekarang anda sudah mengetahui beberapa macam vaksinasi yang bisa diberikan kepada anak anda dalam rangka menjaga kesehatan anak kesayangan anda.

0 Response to "Macam Macam Vaksin Untuk Menjaga Kesehatan Anak Anda"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel